Lampu led merupakan sebuah komponen elektronika yang saat ini banyak di gunakan untuk penerangan, terutama di
rumah. Lampu led termasuk jenis lampu yang hemat energi di banding dengan lampu penerangan generasi sebelumnya, seperti lampu pijar yang berwarna agak kekuningan serta lampu neon.Berikut adalah salah satu contoh skema rangkaian lampu led sederhana
Rangkaian lampu led sederhana ini menurut saya adalah jenis rangkaian lampu penerangan yang paling banyak di gunakan di rumah rumah, serta banyak tersedia di warung warung terdekat. Mungkin karena sederhananya rangkaian lampu tersebut, menjadikan harga lampu ini terbilang cukup murah meriah dengan harga kisaran 5.000 sampai 10.000 rupiah.
Dari segi ke awetannya, rangkaian lampu led seperti ini, tidak bisa di prediksi, sebab jika kita lihat lihat dari kesederhanaan rangkaian dan komponennya, jenis rangkaian lampu led ini keawetannya tergantung kualitas komponen dasarnya dan yang sangat berpengaruh lagi yaitu dari seberapa stabil tegangan PLN yang ada di rumah kita.
Rangkaian lampu led sederhana ini, terhubung secara langsung dengan jala jala PLN, tanpa melewati trafo sebagai pemisah arus dan tegangan tinggi. Seperti kita tahu, bahwa tegangan rumah adalah 220 volt, jadi kita harus berhati hati jika bilamana kita membongkar atau dalam proses memperbaiki lampu tersebut.
Pada kebanyakan kasus, rata rata orang membuang langsung ketika lampu ini rusak kemudian membeli yang baru, Mungkin karena harga yang relatif terjangkau, jadi lebih memilih beli baru ketimbang diperbaiki. Namun bagi yang memiliki dasar dasar ilmu elektro, sebenarnya memperbaiki lampu led tidak terlalu sulit karena rangkaian lampu penerangan seperti ini cukup simpel dan sederhana,.
Beda dengan rangkaian lampu led yang harganya mahal dan tentunya dengan rangkaian yang cukup rumit , karena dilengkapi beberapa sirkuit pelindung atau pengaman agar tegangan yang mensuplay dioda cahaya tetap stabil dan tidak cepat putus atau short, sekalipun tegangan listrik dari PLN berubah ubah atau dalam kondisi tidak stabil.
ANALISA KERUSAKAN DAN CARA MEMPERBAIKI.
Seperti yang saya sebutkan tadi, biasanya kerusakan pada lampu led ini lebih dominan karena tegangan yang berubah ubah atau tidak stabil dan karena itulah, setiap perangkat yang dinilai penting atau di anggap sensitif terhadap perubahan tegangan biasanya memakai sebuah alat khusus yang di sebut Stavol atau stabilizer terlebih dahulu baru ke perangkat yang di nilai penting atau sensitif seperti komputer, monitor pc dan lain lain.
Dan karena sistem penerangan jarang memakai alat khusus penyetabil tegangan, maka lampu atau perangkat akan rawan mengalami kerusakan, dan jika sudah terjadi kerusakan, secara tidak langsung, kita dituntut untuk memecahkan permasalahan tersebut,
CIRI ATAU TANDA KERUSAKAN
1. Lampu tidak mati namun cahaya menjadi redup.
2. Lampu mati kemudian MCB di rumah ngetrip atau jpret/ jglek.
3. lampu mati diiringi suara letusan dari dalam lampu.
CARA DAN ANAALISA PERBAIKAN
Untuk nomor 1 lampu tidak mati/ tidak padam tapi cahaya lampu jadi redup. Kasus seperti ini, biasanya karena faktor usia atau kualitas komponen kurang baik. Dalam banyak kasus kejadian seperti ini di akibatkan karena adanya perubahan pada nilai Kapasitor non polar yang ada pada rangkaian lampu tersebut. Jika di lihat dari skema di atas, maka tepatnya pada komponen C135J/400V. Untuk mengukur komponen ini, bisa menggunakan kapasitor meter, Jika diukur nilainya berubah jauh dari nilai asli yang tertera di bodinya, maka tinggal ganti dengan komponen baru namun dengan nilai yang sama seperti aslinya. tergantung dari rangkaian lampu yag di perbaiki, dan skema di atas hanya sebagai contoh kasusnya saja.
Untuk nomor 2, lampu mati kemudian mcb ngetrip atau jglek, biasanya diakibatkan komponen di dalam rangkaian lampu ada yang short atau koslet, dalam kasus ini, biasanya di akibatkan karena dioda penyearah yang rusak atau bisa juga kapasitor elektrolitnya yang rusak, silahkan cek satu persatu kedua komponen tersebut dengan avo meter atau multi tester di skala ohm meter. ( jika kedua komponen di ukur dalam skala ohm meter, dan setiap pin di tes [bolak balik] kemudian jarum meter mentok sampai ujung, berarti komponen itu short atau sudah koslet atau sudah rusak. silahkan ganti baru atau bekas juga tidak apa apa, asal masih bekerja/berfungsi, bisa ambil kanibalan dari bekas lampu lain yang masih berfungsi komponennya.
Untuk nomor 3, lampu mati di iringi suara letusan dalam rangkaian lampu, hal ini terjadi karena over tegangan atau tegangan berlebih yang di terima elco atau kapasitor elektrolit sehingga menyebabkan kapasitor elektrolit tersebut pecah atau meletus karena melebihi toleransi tegangan yang bisa di terima elko atau kapasitor elektrolit tersebut.
KEESIMPPULAN.
Untuk nomor 1, biasanya led atau dioda cahaya tidak rusak namun kapasitor non polar yang nilainya berubah. di lain kasus ada juga resistor yang berubah nilai sebelum menuju dioda cahaya/led yang menyebabkan cahaya lampu jadi redup.
Dan untuk kasus no 2 dan 3, biasanya komponen led atau dioda cahayanya ikut rusak sebagian namun jarang rusak semuanya. Karena dari banyaknya led atau dioda cahaya dalam rangkaian lampu tersebut dipasang secara seri, Dalam konsep pemasangan secara seri, jika satu led mati atau rusak, maka led atau dioda cahaya lainnya akan ikut padam namun tidak ikut rusak. Jadi jika di dalam rangkaian ada 8 led atau dioda cahaya, kemudian putus satu, maka 7 led atau dioda cahaya lainnya masih bisa di gunakan lagi buat spare part cadangan/ dimanfaatkan untuk projek lain.
CATATAN; skema rangkaian ini terhubung langsung dengan tegangan PLN, jadi hati hati dalam pengaplikasiannya di lapangan / ketika praktek bagi pemula.
Sekian dulu, bahasaan tentang skema lampu led sederhana untuk penerangan rumah. mohon maaf jika ada salah kata atau ejaan dalam kalimat, jika ada yang mau menambahkan atau menyempurnakan tentang pembahasan ini, boleh disampaikan dalam kolom komentar agar bisa lebih bermanfaat. umumnya bagi kita yang suka belajar dan haus akan ilmu pengetahuan, serta khususnya, buat pembelajaran para generasi penerus yang akan datang.
Salam..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar