Adaptor merupakan sebuah perangkat elektronika yang berfungsi menurunkan sebuah tegangan tinggi menjadi tegangan rendah. Adaptor menjadi suatu bagian kebutuhan yang penting di era digital seperti sekarang ini,
sebab hampir setiap orang, kini tak lepas dari sebuah gadget dalam kesehariannya, seperti televisi, hp, radio, dvd player, dan perangkat lainnya, baik untuk sarana hiburan, maupun untuk keperluan pekerjaan.Seperti kita tahu, bahwa tegangan yang ada di rumah rumah, memiliki nilai tegangan yang cukup tinggi, yakni di kisaran 220 Volt, sedangkan kebutuhan perangkat elektronik rata rata memerlukan catu daya dengan tegangan rendah. Jadi di sini peranan adaptor tak lepas dari kehidupan kita sehari hari. Selain menurunkan tegangan, fungsi atau kinerja utama dari sebuah adaptor ini yaitu mengubah arus AC, menjadi arus DC, atau sederhananya, mengubah arus bolak balik menjadi arus searah.
Berikut salah satu contoh skema rangkaian adaptor 12volt sederhana..
No 1, yang tampak pada gambar, merupakan jalur pertama dari terminal listrik PLN yang ada di rumah rumah kita yakni tegangan tinggi 220volt AC (Alternating Current / atau dalam istilah kita biasa di sebut arus bolak balik) kemudian menuju pada komponen penyekat arus atau tegangan tinggi.
No 2, adalah Trafo / transformator, yang berfungsi menyekat arus dan tegangan tinggi sekaligus berperan untuk menurunkan tegangan tinggi dari PLN yakni dari 220 volt AC, menjadi tegangan lebih rendah yaitu 12volt AC. Trafo dalam rangkaian ini bersifat menurunkan tegangan dan di sebut trafo step down
No 3, adalah bagian penyearah gelombang penuh dengan sebuah komponen dioda bridge. Dalam simbol komponen, dioda bridge terdiri dari 4 buah dioda yang di susun sedemikian rupa yang menyerupai sebuah jembatan. Di sini komponen dioda bertugas menyearahkan sebuah tegangan listrik dari AC ke DC, atau dari arus bolak balik menjadikan arus searah.
No 4, adalah kapasitor elektrolit atau juga disebut kapasitor bipolar, yang memiliki 2 kutub, yaitu kutub positif dan kutub negatif. Kapasitor elektrolit atau biasa di sebut elko, ini bertugas sebagai filter sekaligus menyimpan muatan listrik.
No 5, merupakan jalur akhir dari skema adaptor ini dan memiliki nilai tegangan kurang lebih 12volt DC.
Dari gambar skema di atas, tegangan 220volt AC masuk ke lilitan primer trafo step down dan keluar dari lilitan sekunder trafo menjadi 12volt AC. Dari sekunder trafo ini masih arus bolak balik kemudian di searah kan oleh sebuah komponen yaitu dioda brige. Dan keluaran dari dioda ini, sudah menjadi arus searah, kemudian di filter kapasitor elektrolit agar arus keluaran lebih rata dan tegangan yang di suplai bisa lebih stabil, karena kapasitor juga memiliki sifat menyimpan muatan listrik sementara, jika ada arus berlebih bisa tersimpan, dan jika kekurangan, maka ia melepaskan muatan dan mensuplai ke beban, dan elko ini mirip baterai versi kecil/simpel. Stelah melalui elko ini, maka tegangan 12volt DC, siap di sambungkan ke perangkat atau beban yang sesuai keperluan, misal kipas pendingin pada ampli, lampu indikator 12volt, dinamo dvd, dan lain lain.
Skema adaptor 12 volt ini, cukup sederhana dan mudah di rangkai oleh para pemula yang suka belajar di bidang elektronik dasar. Walaupun mudah karena kesederhanaan rangkaian, Para sahabat yang baru belajar merangkai atau merakit komponen elektronika ini, harus tetap berhati hati dalam praktek di lapangan atau di mana pun, baik di sekolah, maupun di rumah, terlebih jika sebuah rangkaian elektro melibatkan sebuah tegangan tinggi seperti bagian primer pada sebuah trafo.
Sekian dulu pembahasan tentang skema adaptor 12volt sederhana ini, semoga bermanfaat buat para pemula yang sedang belajar merangkai komponen elektronika.
terus belajar dan menuntut ilmu namun harus tetap berhati hati.
salam...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar